Operasi Kastrasi

Drh. Vita in Surgery, castrating Google.
.
Google had a condition called Monorchid which means that his one testicle is not in the scrotum…., it can be in the inguinal canal or intra-abdominal.
Not removing the testicles can lead to many health issues in the future such as tumors, enlarged prostate which will cause difficulties urinating and it can eventually also lead to prostate cancer.
.
Get well soon Google!
.
.
Drh. Vita sedang melakukan operasi, kastrasi Google.
.
Google mengalami suatu kondisi yang dinamakan Monorchid yang berarti bahwa satu testisnya tidak di area scortum, mungkin ada di inguinal canal atau intra-abdominal. Bila testis tidak diangkat, dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan di kemudian hari, seperti tumor, pembesaran kelenjar prostat sehingga mengalami kesulitan buang air kecil dan bahkan dapat menyebabkan kanker prostat.
.
Semoga cepat sembuh ya Google!

Advertisements

Tips Merawat Hewan yang Sudah Senior ( Berusia Lanjut )

Tips Merawat Hewan yang Berusia Senior/Tua

Hewan senior/berumur merupakan hewan dengan usia lebih dari 7 tahun. Usia 7 tahun sama dengan usia manusia 50 tahunan sehingga pada usia ini akan lebih banyak masalah yang muncul terutama masalah kesehatan. Berikut Tips Merawat Hewan Senior

1. Rutin cek ke dokter hewan
Pada usia tua perlu dilakukan pengecekan yang lebih intens dan konsultasi dengan dokter hewan karena pada usia ini kecenderungan penyakit kronis akan muncul. Oleh karena banyaknya penyakit yang dapat menyerang, Anda disarankan untuk rutin memeriksakan hewan Anda ke dokter untuk pencegahan atau penemuan dini penyakit-penyakit tersebut. Pemeriksaan dilakukan minimal 3 bulan sekali.

2. Perhatikan pola makan
Hewan senior yang obesitas akan semakin mengalami peningkatan berat badan jika pola makan dan jenis pakan tidak dirubah. Pakan untuk obesitas sebaiknya pakan yang rendah lemak dan rendah kalori. Hewan obesitas pun perlu diiringi dengan latihan ekstra. Hewan senior yang kurus perlu dirangsang untuk makan dengan memberikan makanan yang sedikit tapi lebih sering. Pola makan pun perlu diperhatikan untuk hewan senior dengan kondisi khusus.

3. Memberikan minum lebih banyak
Akan sangat berbahaya jika hewan senior tidak mendapatkan minum yang cukup karena akan berakibat dehidrasi. Fungsi organ hewan senior tidak sebaik hewan yang masih muda. Mengatasi hal ini maka hewan senior sebaiknya diberi pakan yang basah sehingga kebutuhan air terpenuhi.

4. Memberikan pakan yang beraroma menyengat
Fungsi penciuman dan perasa (smell and taste) pada hewan senior akan mengaami penurunan. Oleh karena itu terkadang hewan mengalami penurunan nafsu makan. Sehingga perlu diberikan makanan dengan aroma menyengat yang menyebabkan meningkatnya nafsu makan.

5. Menjaga kebersihan bulu dan mulut
Hewan yang telah senior biasanya memiliki masalah pada bagian bulunya yaitu berupa kerontokan bulu. Untuk mengatasinya gunakan shampo khusus untuk bulu rontok. Bulu perlu disisir setiap hari untuk menstimulasi peredaran darah sehingga tetap sehat. Jangan lupa menjadwalkan pembersihan mulut tahunan di dokter hewan guna memastikan kondisi gigi dan gusi hewan peliharaan Anda sehat. Jangan anggap sepele karena menumpuknya plak akan mencetus radang gusi yang berpotensi membuat bakteri mencapai aliran darah, bahkan menyebabkan kerusakan besar di organ internal.

6. Menghindari Stress
Jangan biarkan kondisi stress memperburuk kesehatan. Stress dapat membuat hewan anda enggan untuk makan, beraktivitas, serta menurunkan sistem imun sehingga kesehatan menurun. Oleh karena itu hewan senior perlu perhatian ekstra dari pemilik dengan mengajak bermain dan berinteraksi sehingga tidak mengalami stress.

Memiliki hewan senior memang membutuhkan perhatian ekstra, namun sangat membanggakan dan membahagiakan sebagai pemilik dapat memiliki hewan kesayangan hingga berumur panjang. Hal ini menandakan Anda termasuk pemilik yang bertanggung jawab karena dapat dipercaya memiliki hewan peliharaan dalam waktu yang lama.

Drh. Vita dari Animal Clinic Jakarta memberikan informasi mengenai bagaimana merawat hewan yang telah memasuki usia senior.

Mengapa Wajib Vaksinasi Pada Anjing dan Kucing

 

Vaksinasi atau imunisasi adalah proses memasukkan virus, bakteri, yang sudah dilemahkan dengan cara diatenuasi (sifat patogen nya dihilangkan dgn cara ini), jadi sifatnya akan merangsang terbentuknya antibodi tanpa menyebabkan sakit pada individu yang divaksinasi.

Vaksin akan merangsang sistem imun tubuh membentuk antibodi. Jadi harapannya ketika ada agen penyakit yang masuk, tubuh sudah punya pertahanan. Lebih baik mencegah kan, daripada mengobati?

PASTIKAN HEWAN SEHAT SAAT VAKSINASI

Apakah hewan yang sudah vaksin akan terbebas dari infeksi?

Tentu tidak, karena infeksi virus, bakteri, dan parasit masih bisa terjadi karena agen penyakit itu secara bebas ada dilingkungan. Tapi, dengan vaksinasi akan meminimalisir kondisi yg parah dibandingkan individu yg belum vaksinasi.

Kapan vaksinasi dilakukan?

Vaksinasi dilakukan setelah usia 2 bulan atau 8 minggu. Karena harapannya pada usia tersebut sudah sedikit antibodi dari induk (maternal antibodi). Untuk hewan tanpa induk artinya tidak mendapatkan kolostrum (air susu pertama dr induk) perlu perhatian ekstra karena tidak ada perlindungan dr induknya.