Articles

All about Dogs

All about Cats


How do germs spread between animals and people?

This slideshow requires JavaScript.

  • Direct contact: Coming into contact with the saliva, blood, urine, mucous, feces, or other body fluids of an infected animal. Examples include petting or touching animals, and bites or scratches.
  • Indirect contact: Coming into contact with areas where animals live and roam, or objects or surfaces that have been contaminated with germs. Examples include aquarium tank water, pet habitats, chicken coops, plants, and soil, as well as pet food and water dishes.
  • Vector-borne: Being bitten by a tick, or an insect like a mosquito or a flea.
  • Foodborne: Each year, humans get sick from eating contaminated food. Eating or drinking something unsafe (such as unpasteurized milk, undercooked meat or eggs, or raw fruits and vegetables that are contaminated with feces from an infected animal). Bahasa di kolom komentar

Common zoonotic illnesses

This slideshow requires JavaScript.

> Rabies. Is a disease that Saffects the nervous system of mammals. It is usually caused by a virus and is transmitted if an infected animal bites a person or other animal. Carriers: Dog, cat, bat, monkey
> Lyme. Lyme disease is transmitted through tick bites. Symptoms can range from mild to severe, but it can be treated using antibiotics. Carriers: Flea, tick, monkey
> Salmonella. is often caused by handling reptiles or amphibians that carry Salmonella, or by handling baby chicks or ducks.
> E. coli. Is often caused by touching infected animals or handling contaminated food. Cows also have E. coli germs on their udders.
> Toxoplasmosis. Infection usually occurs by eating undercooked contaminated meat, exposure from infected cat feces, or mother-to-child transmission during pregnancy.
> Bird Flu. In some cases, bird flu can cause serious complications and death. As with seasonal flu, some people are at higher risk for serious illness
> Leptospirosis. Infection in people can cause flu-like symptoms and can cause liver or kidney disease. Carriers: Dog, rat, cow, pig (Bahasa di kolom komentar)
#zoonoses


 

Zoonoses

cropped-zoonosis.jpg

Zoonosis is a disease that can be transmitted between humans and animals. Transmission occurs when an human/animal infected with bacteria, viruses, parasites, and fungi comes into contact with another human/animal.
.
Zoonosis adalah penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dengan hewan atau sebaliknya. Penularan terjadi ketika hewan/manusia yang terinfeksi bakteri, virus, parasit, dan jamur bersentuhan dengan hewan/manusia lainnya.

#worldzoonosesday #zoonoses


How to Treat 5 Common Skin Diseases in Pets

  • Hot spots. Hot spots typically involve the development of sudden acute localized inflammation of the skin that is often quite painful. Hot spots are typically treated by clipping the hair around the lesions and cleaning the eruption with a drying and/or antiseptic pet shampoo or soap. Oral antibiotics may be needed to treat or prevent secondary bacterial infections
  • Atopic dermatitis (atopy). Atopic dermatitis is an inflammatory skin condition in dogs and cats that results from inhalant/contact allergies. Topical pet shampoo therapies help reduce contact with offending environmental allergens.
  • Dry skin. have many causes—from nutritional imbalances and deficiencies to various allergic skin disorders such as atopy, food allergies, and flea bite allergies. Pet shampoos and conditioners can help treat your pet’s dry skin. Omega 3 fatty acid supplementation will often help when used long term.
  • Hair loss. can have many causes, including dietary factors and imbalances, as well as food allergies, inhalant/contact allergies, and/or flea bite allergies. Regular pet shampoo therapy, as well as nutritional supplements with digestive enzymes and Omega 3 fatty acids may also help when used long term.
  • There are two common types of mange seen in pets today. Demodectic mange and sarcoptic mange (Scabies). Benzoal peroxide shampoo therapy often helps flush the mites from your pet’s hair follicles to allow for easier topical treatment.

Cara Mengobati 5 Penyakit Kulit Umum pada Hewan Peliharaan

  • Hotspot biasanya melibatkan radang kulit mendadak secara akut yang seringkali sangat menyakitkan. Hotspot biasanya diobati dengan menggunting rambut di sekitar luka dan dibersihkan dengan sampo atau sabun pengering dan / atau antiseptik. Antibiotik secara oral mungkin diperlukan untuk mengobati atau mencegah infeksi bakteri sekunder.
  • Dermatitis atopik (atopi). Dermatitis atopik adalah kondisi inflamasi kulit pada anjing dan kucing yang berasal dari alergi. Terapi sampo hewan topikal dapat membantu mengurangi kontak dengan gangguan alergen yang berasal dari lingkungan.
  • Kulit kering. memiliki banyak penyebab mulai dari ketidakseimbangan gizi dan berbagai penyakit alergi kulit seperti atopi, alergi makanan, dan alergi gigitan kutu. shampo dan conditioner khusus dapat membantu merawat kulit kering hewan peliharaan Anda. Suplemen asam lemak omega 3 akan membantu bila digunakan dalam jangka panjang.
  • Rambut rontok. dapat memiliki banyak penyebab, termasuk faktor diet dan ketidakseimbangan, serta alergi makanan, alergi inhalan dan / atau alergi gigitan kutu. Terapi sampo hewan, serta suplemen gizi dengan enzim pencernaan dan asam lemak Omega 3 juga dapat membantu bila digunakan dalam jangka panjang.
  • Kudis. Ada dua jenis kudis umum yang terlihat pada hewan peliharaan hari ini. Demodectic Mange dan Sarcoptic Mange (Scabies). Terapi shampo benzoal peroksida dapat membantu mengobati tungau dari folikel rambut hewan peliharaan Anda untuk memungkinkan perawatan topikal lebih mudah.

Seminar & Workshop Mengenai USG Basic

This slideshow requires JavaScript.

Saat ini telah banyak alat atau tehnik yang sebagai penunjang dalam meneguhkan diagnosa seperti radiografi (X-ray), ultrasonografi (USG), MRI, CT scan, Endoscopy, Fluoroscoy dan sebagainya. USG sendiri merupakan alat yang paling sering digunakan dalam meneguhkan  diagnosa.USG dapat membantu dalam meneguhakan diagnosa yaitu seperti

Gangguan pada saluran pencernaan, yaitu kita dapat melihat motilitas  (gerakan ) dan penebalan pada  usus (biasanya dilakukan pada hewan yang diare terus menerus dalam waktu yang lama), tumor pada lambung, peradangan pada lambung dan penumpukan  gas atau cairan pada lambung dan usus.

Mendeteksi kebuntingan , dapat dilakuan ada awal kebuntingan pada hari 14-17,  jumlah fetus (biasanya dilakukan pada awal kebuntingan ), penentuan umur kebuntingan , detak jantung fetus, dan juga kematian fetus.

Gangguan pada hati dan  kantong empedu yaitu  seperti infeksi, kista, tumor pada hati , penebalan kantong empedu, batu pada empedu, infeksi dan penyumbatan (obstruksi) pada saluran empedu . Biasanya dilakukan pada hewan yang tidak mengalami perbaikan setelah diberikan terapi untuk hati atau pun kantong empedu.

Gangguan pada kantong urin seperi batu, tumor, kristal, infeksi pada kantong urin.Dilakukan pada saat  hewan mengalami kesakitan dalam urinasi, urin berdarah, urin menetes (driping) dan kasus lainnya.

Gangguan pada ginjal seperti kista, infeksi, tumor,  dan batu pada ginjal

Gangguan pada limpa seperti infeksi , tumor, pembengkangan pada limpa

Gangguan pada saluran reproduksi seperti yaitu  pada jantan  pembesaran, tumor dan kista pada prostat serta trauma pada testiskel. Pada betina seperti  infeksi pada saluran uterus seperti piometra ( akumulasi nanah pada uterus) dan tumor pada uterus.

Gangguan pada jantung , dengan USG kita dapat melihat pergerakan jantung, penebalan dinding dan atau lumen jantung, fungsi katup jantung, aliran darah di dalam jantung, cacing dalam jantung dan lain-lain.

Sumber: Drh. Ester Sembiring


Seminar Geriatrik oleh Drh. Neno Waluyo bersama @royalcaninid

This slideshow requires JavaScript.

Seminar dihadiri oleh Drh. Aulia Jasmine perwakilan dari tim ACJ.

Anjing dan Kucing Senior

1. Kucing
Dewasa: 12 bulan
Mature: 7 tahun
2. Anjing Mini (<10 kg)
Dewasa: 8-10 bulan
Mature: 8 tahun
3. Anjing Medium (11-25 kg)
Dewasa: 12 bulan
Mature: 7 tahun
4. Anjing maxi (25-44 kg)
Dewasa: 15 bulan
Mature: 5 tahun
.
Penuaan (ageing) pada hewan peliharaan merupakan proses biologis kompleks yang berlangsung lambat, tidak terlihat jelas, dan bersifat individual. Hal tersebut berpengaruh kepada homeostasis tubuh serta respon terhadap penyakit dan faktor lingkungan menjadi berkurang drastis. Penuaan bukan penyakit tapi evolusi fisik.

Penyakit yang sering terjadi pada hewan senior:
1. Chronic Kidney Disease
2. Hipertiroid (ketidakseimbangan hormon)
3. Dental disease
4. Osteoartritis (penyakit sendi degeneratif)
5. Hipertensi
6. Diabetes
7. Neoplasia (tumor)

Pemberian pakan yang tepat dapat mengurangi faktor resiko pada hewan senior.

 


Essential Tips to Care for Your Pet’s Teeth

This slideshow requires JavaScript.

  1. Visit Your Veterinarian for Teeth Cleaning

Pets need to be regularly evaluated for the presence of dental tartar and disease and be treated if necessary.

  1. Brush Your Pet’s Teeth Every Day

While it’s critical to follow your veterinarian’s recommendations for getting your pet’s teeth cleaned in the clinic, the best thing you can do to at home to promote good oral hygiene is to brush your pet’s teeth daily.

  1. Feed Your Pet a Special Dental Diet if Recommended

These dental foods work by using a specialized kibble to provide better mechanical cleansing of the teeth. Ask your veterinarian if a special dental diet is right for your pet.

  1. Offer Appropriate Chew Treats 

Some treats are designed to help keep your cat’s or dog’s teeth cleaner.


Tips Penting untuk Perawatan Gigi Peliharaan Anda

  1. Kunjungi Dokter Hewan Anda untuk Membersihkan Gigi

Hewan peliharaan anda perlu dievaluasi secara teratur untuk melihat adanya plak pada gigi dan penyakit lainnya dan dirawat jika perlu.

  1. Sikat Gigi Peliharaan Anda Setiap Hari

Meskipun sangat penting untuk mengikuti rekomendasi dokter hewan Anda untuk membersihkan gigi hewan peliharaan Anda di klinik, hal terbaik yang dapat Anda lakukan di rumah untuk menjaga kesehatan mulut yang baik adalah dengan menyikat gigi hewan peliharaan Anda setiap hari.

  1. Berikan Peliharaan Anda dengan makanan Diet Gigi Khusus jika Disarankan

Makanan untuk kesehatan gigi ini bekerja dengan menggunakan bentuk khusus untuk memberikan pembersihan gigi yang lebih baik. Tanyakan kepada dokter hewan Anda.

  1. Tawarkan alat mengunyah yang sesuai

Beberapa alat mengunyah dirancang untuk membantu menjaga kebersihan gigi kucing atau anjing Anda.


 

Microchip

This slideshow requires JavaScript.

3 Keuntungan Memasang Mikrocip pada Hewan Anda
1. Microchip Menyelamatkan Kehidupan.
Saat hewan kesayangan anda tersesat, itu bisa menjadi hal yang menakutkan. Jika seseorang menemukan hewan peliharaan anda, dan mereka membawa mereka ke tempat penampungan atau dokter hewan. Mereka bisa melakukan pemindaian sederhana dari chip mereka dan bisa mendapatkan informasi yang penting. Ini termasuk nama hewan, nama pemilik, alamat dan nomor telepon pemilik, serta info penting lainnya.Tanpa chip, jika ID mereka hilang, bisa jadi hampir tidak mungkin bagi penyelamat untuk mengidentifikasi hewan peliharaan anda.
2. Jika Dicuri, Chip adalah Kunci
Banyak hewan peliharaan yang diambil di jalanan, di toko, di halaman, bahkan saat berada di rumah. Bagi hewan yang memiliki tanda pengenal di tubuhnya mungkin bisa saja tanda tersebut dihilangkan oleh sang pencuri, tapi mereka jarang dapat mengeluarkan microchip. Ini adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan bantuan dokter hewan untuk menghindari hewan anda hilang karena dicuri.
3. Chip berisi identifikasi dan rekam kesehatan.
Negara maju telah mewajibkan hewan peliharaan dipasangi microchip untuk memudahkan identifikasi dan recording status kesehatan. Jika kita ingin membawa hewan peliharaan ke luar negeri, microchip merupakan salah satu persyaratan wajib untuk sistem identifikasi.

3 Benefits of Microchipping Your Pet
1. Scans Save Lives
When your pet gets lost, it can become frightened. If someone finds your pets, and they bring them to a shelter or vet. They can perform a simple scan of their chip and get vital information. This includes the pet’s name, your name, address and phone number, as well as other crucial info. Without a chip, if their ID collar is lost, it can become near-impossible for rescuers to identify your pets.
2. If Stolen, Chips are Key. pets do get snatched off the streets, outside of stores, around of the yard, and even inside your home. Thieves remove collars, but they rarely remove microchips. It’s something that must be done with the help of a vet.
3. Identification Status.
Developed countries have required pets to be fitted with microchips to facilitate the identification and record health status.

Causes of Pet Dental Problems

Although cavities are less common in pets than in people, they can have many of the same dental problems that people can develop:

  • broken teeth and roots
  • periodontal disease
  • abscesses or infected teeth
  • cysts or tumors in the mouth
  • broken (fractured) jaw
  • palate defects (such as cleft palate)

Contact us for further information about dental care services. 021-7199917&7902317 @ ANIMAL CLINIC JAKARTA

Penyebab masalah kesehatan hewan peliharaan

Meskipun penyakit rongga mulut pada hewan peliharaan lebih jarang terjadi daripada manusia, mereka memiliki banyak masalah gigi yang sama:

•patah gigi dan akar
•penyakit periodontal
•abses atau gigi yang terinfeksi
•kista atau tumor di mulut
patah (retak) rahang
•langit-langit cacat (seperti celah langit-langit)


Manfaat Perawatan Gigi bagi Hewan

This slideshow requires JavaScript.

Anda perlu menyikat gigi dan membersihkan gigi Anda, dan prinsip yang sama juga berlaku untuk teman berbulu Anda. Anjing atau kucing membutuhkan gigi  dan gusi yang bersih untuk memperoleh beberapa manfaat besar.

Napas tidak Bau

Apakah anjing atau kucing Anda pernah benar-benar berada di wajah Anda dan Anda mencium bau tidak sedap? Dengan membersihkan gigi secara rutin dapat mengurangi aroma tidak sedap pada hewan anda. Selain napas menjadi tidak bau, penampakan gigi akan menjadi lebih bersih dan enak untuk dilihat.

Kesehatan Secara Keseluruhan Lebih Baik

Kebiasaan buruk gigi bisa menyebabkan hewan peliharaan kehilangan gigi. Namun, hal itu juga bisa mengakibatkan masalah kesehatan lainnya. Secara khusus, kesehatan mulut yang buruk terkait dengan kesehatan jantung. Dengan mencegah masalah kesehatan pada gigi, Anda juga akan menghemat uang dalam biaya kesehatan lainnya dalam jangka panjang.

Hilangkan Rasa Sakit hewan anda

Berbagai komplikasi kesehatan bisa timbul pada hewan peliharaan. Terkadang gigi susu mereka tidak akan copot secara normal. Di lain waktu, penyakit periodontal akan berkembang. Anjing atau kucing Anda tidak dapat memberitahu Anda bahwa mereka memiliki masalah pada gigi atau mulut mereka, jadi Anda perlu menemui dokter hewan secara teratur.


The Benefits of Pet Dental Care

You need to brush and floss your teeth, and the same principle applies to your furry friends as well. Your dog or cat needs clean teeth and gums in order to take advantage of some great benefits.

Cleaner Breath

Has your dog ever gotten right in your face and you were greeted by foul-smelling breath? Make those instances a thing of the past by brushing your dog’s teeth from time to time. That way when it wants to get up close and personal, you will not mind it.

Better Overall Health

Poor dental habits can cause pets to lose their teeth. However, it can also result in other health problems. In particular, bad oral health seems to be linked to heart health. By preventing other health issues, you will also be saving money in health costs in the long run.

Eliminate Pain in Your Pet

A variety of health complications can arise in pets. Sometimes their baby teeth will not fall all the way out. Other times, periodontal disease will develop. Your dog or cat cannot tell you that it is having problems, so you need to see a veterinarian regularly.


DENTAL CARE

Dental health is a very important part of your pet’s overall health, and dental problems can cause, or be caused by, other health problems. Your pet’s teeth and gums should be checked at least once a year by your veterinarian to check for early signs of a problem and to keep your pet’s mouth healthy.

Veterinary dentistry includes the cleaning, adjustment, filing, extraction, or repair of your pets’ teeth and all other aspects of oral health care. These procedures should be performed by a veterinarian or a board-certified veterinary dentist. Subject to state or provincial regulation, veterinary technicians are allowed to perform certain dental procedures under the supervision of a veterinarian.

Have your pet’s teeth checked sooner if you observe any of the following problems:

  • bad breath
  • broken or loose teeth
  • extra teeth or retained baby teeth
  • teeth that are discolored or covered in tartar
  • abnormal chewing, drooling, or dropping food from the mouth
  • reduced appetite or refusal to eat
  • pain in or around the mouth
  • bleeding from the mouth
  • swelling in the areas surrounding the mouth

Some pets become irritable when they have dental problems, and any changes in your pet’s behavior should prompt a visit to your veterinarian. Always be careful when evaluating your pet’s mouth, because a painful animal may bite.


Kesehatan gigi adalah bagian yang sangat penting dari kesehatan seluruh hewan peliharaan Anda, dan masalah kesehatan dapat menyebabkan, atau disebabkan oleh, masalah kesehatan lainnya. Gigi dan gusi hewan peliharaan Anda harus diperiksa setidaknya sekali setahun oleh dokter hewan Anda untuk memeriksa tanda-tanda awal masalah dan menjaga agar mulut hewan peliharaan Anda tetap sehat.

Kedokteran gigi hewan mencakup pembersihan, penyesuaian, pengarsipan, ekstraksi, atau perbaikan gigi hewan peliharaan Anda dan semua aspek perawatan kesehatan mulut lainnya. Prosedur ini harus dilakukan oleh dokter hewan atau dokter gigi veteriner bersertifikat dewan. Dengan tunduk pada peraturan negara bagian atau provinsi, teknisi veteriner diizinkan untuk melakukan prosedur gigi tertentu di bawah pengawasan dokter hewan.

Minta gigi hewan peliharaan Anda diperiksa lebih cepat jika Anda memperhatikan masalah berikut ini:

  • bau mulut
  • Gigi patah atau longgar
  • Gigi ekstra atau gigi bayi yang tersisa
  • gigi yang berubah warna atau tertutup di tartar
  • Mengunyah, meneteskan air liur, atau makanan yang tidak normal dari mulut
  • mengurangi nafsu makan atau penolakan makan
  • Nyeri pada atau di sekitar mulut
  • berdarah dari mulut
  • Bengkak di daerah sekitar mulut

Beberapa hewan peliharaan menjadi mudah tersinggung ketika mereka memiliki masalah gigi, dan setiap perubahan perilaku hewan peliharaan Anda harus segera berkunjung ke dokter hewan Anda. Selalu berhati-hati saat mengevaluasi mulut hewan peliharaan Anda, karena binatang yang menyakitkan bisa menggigit.


Hari Peduli Obesitas Pada Hewan Peliharaan

This slideshow requires JavaScript.

Penanganan Hewan Obesitas

Sama seperti manusia, kelebihan berat badan dan obesitas pada hewan beresiko tinggi memperbesar kemungkinan terjadinya penyakit, seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, masalah pernafasan juga gangguan pada sistem persendian. Sebagai anggota keluarga, anjing dan kucing obesitas perlu mendapatkan perhatian khusus dari owner nya agar tidak semakin menjadi, hingga mengarah ke masalah kesehatan. Apa yang bisa dilakukan pemilik hewan?

Perhatikan jumlah konsumsi pakannya setiap hari

Banyaknya pakan yang dikonsumsi oleh anjing atau kucing dirumah agaknya lebih sulit diperhitungankan, terlebih jika anda tinggal bersama keluarga. Selain pakan yang anda beri pada pagi, siang, dan malam hari, biasanya anggota keluarga lain juga ikut memberinya pakan di sela-sela jam pakannya sebagai camilan. Oleh karena itu, untuk dapat mengira-ngira jumlah konsumsi harian kucing/anjing, dapat dilakukan dengan hanya memberi pakan komersial saja, dapat bentuk basah maupun kering. Selanjutnya anda tinggal menghitung dalam 7 hari, berapa gram pakan yang telah dikonsumsi oleh peliharaan anda, kemudian dibagi 7. Perhitungan ini dapat akurat apabila semua anggota keluarga bekerja sama dengan baik, tidak memberi hewan kesayangan pakan selain yang anda sediakan.

Konsultasikan dengan Dokter Hewan

Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan secara umum pada anjing/kucing anda, kemudian performa tubuhnya akan diukur berdasarkan skala body condition scoring, untuk mengkategorikan kondisi hewan anda, apakah berat badannya sedang, kelebihan, atau obesitas. Kemudian berdasarkan umur dan berat badan, dokter hewan akan menghitung kebutuhan nutrisi harian peliharaan anda, sehingga di rumah dapat anda konversikan sendiri berapa gram pakan per hari yang boleh dikonsumsi anjing/kucing. Selain itu, dapat pula dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui fungsi normal organ dalam dan resiko penyakit yang kemungkinan dapat timbul karena obesitas.

Program Diet

Mau tak mau, untuk menjaga kesehatan tubuh hewan peliharaan yang kegemukan, anda harus menerapkan program diet untuknya, akan tetapi program tersebut sebaiknya dibuat dengan memperhatikan prinsip animal welfare, rasional dan tidak menyengsarakan anjing/kucing anda, sebab program ini akan dilakukan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Baik anda maupun hewan kesayangan anda harus sabar dan have fun.

Prinsip program diet sebenarnya cukup sederhana, jumlah kalori yang dimakan harus sama atau lebih sedikit dari yang dibakar. Jangan malas untuk exercise setiap hari, ajak peliharaan anda jalan-jalan ke taman lebih sering, jangan lupa selalu membawa air minum, karena hewan gemuk cenderung lebih cepat lelah dan kehausan saat jalan pagi.

Meskipun sedang dalam program pengurangan berat badan, jangan coba-coba menerapkan diet vegetarian untuk  anjing/kucing anda. Pada dasarnya jenis feline maupun canine membutuhkan protein hewani setiap hari, lebih-lebih pada bangsa kucing yang merupakan karnivora obligat. Apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, penurunan berat badan yang dihasilkan kemungkinan besar akan disertai dengan penurunan kondisi tubuh. Ingatlah kembali program diet yang anda buat untuk hewan kesayangan, anda lakukan karena rasa cinta pada mereka, jadi pastikan kebutuhan mereka terpenuhi tanpa berlebihan.


Hari Gurita Se-Dunia

This slideshow requires JavaScript.

Yang pertama dan paling jelas (bahkan dari namanya) adalah gurita memiliki delapan lengan. Lengan mereka lebih dari sekedar mencapai bagian-bagian tubuhnya. Jika terancam, gurita bisa memutuskan salah satu lengannya sendiri untuk lolos. Anggota tubuh yang hilang akan tumbuh kembali sepenuhnya dengan segala fungsinya. Karena sembilan otaknya dan lebih dari separuh neuronnya ada di lengannya. Gurita juga merasakan sesuatu dengan merasakannya dengan lengan dan kulitnya.
Paruhnya adalah satu-satunya bagian keras dari tubuh gurita, membuatnya menjadi binatang yang sangat fleksibel. Mereka bisa muat melalui apapun selama paruh mereka bisa. Gurita menggunakan paruh mereka untuk memecahkan makanan favorit mereka yaitu kerang. Mereka juga dapat menghasilkan neurotoksin yang mampu melumpuhkan mangsa dan enzim yang membantu memecah makanan mereka. Di dunia, Gurita dengan racun yang berbahaya bagi manusia adalah gurita bercincin biru yang ditemukan di Samudra Pasifik dan Hindia.
Bermain petak umpet dengan gurita mungkin akan menjadi sebuah mimpi buruk. Mereka bisa mengubah warna dan tekstur kulitnya agar sesuai dengan lingkungannya. Kamuflase praktis ini membuat mereka aman dari predator. Gurita nampaknya sudah menguasai kemampuan ini. Binatang ini bisa memanipulasi warna dan bentuknya agar terlihat seperti makhluk laut yang sama sekali berbeda. Bahkan akan memilih apa yang harus ditiru tergantung pada bahaya atau predator yang ingin memangsanya
Gurita mungkin belum menguasai kaligrafi, tapi mereka pasti tahu bagaimana cara menggunakan tinta mereka. Mereka mampu menyemprotkan tinta sebagai pelindung asap adalah cara lain untuk menghindari mereka dimakan. Tinta mereka juga bukan sekedar bom asap. Tinta tersebut dapat mengiritasi mata pemangsa atau bahkan mengelabuhi indera penciuman dan rasanya, sehingga sulit bagi mereka untuk mengejar sang gurita.
Seperti semua keterampilan mereka yang lain, naluri ibu gurita pun sangat menakjubkan. Ambillah gurita Pasifik raksasa misalnya. Gurita ini bisa menampung 10.000 telur dan menghabiskan waktunya dalam setahun merawat anaknya. Memastikan telur-telur ini benar bersih dan aman dari predator adalah pekerjaan penuh waktu, jadi sang induk akan menyerahkan segalanya untuk anaknya, termasuk makan. Sang ibu sayangnya meninggal seketika setelah telur menetas. Namun beruntung bagi bayi, mereka memiliki semua sifat untuk menjadi gurita yang hebat untuk melindungi diri mereka sendiri.
Di atas semua itu, kecerdasan luar biasa si gurita telah memberi mereka gelar invertebrata terpintar di dunia. Penelitian terus menunjukkan bahwa gurita memiliki kecerdasan ekstrim. Mereka menggunakan alat seperti batu untuk melindungi rumah mereka dan mengambil cangkang yang ditinggalkan untuk tempat penampungan sementara.

Hari Binatang Se-Dunia

This slideshow requires JavaScript.

IUCN Red List menetapkan kriteria untuk mengevaluasi status kelangkaan suatu spesies. Kriteria ini relevan untuk semua spesies di seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk memperingatkan betapa pentingnya masalah konservasi kepada publik dan pembuat kebijakan untuk menolong komunitas internasional dalam memperbaiki status kelangkaan spesies.
.
Spesies diklasifikasikan ke dalam sembilan kelompok, diatur berdasarkan kriteria-kriteria seperti jumlah populasi, penyebaran geografi dan risiko dari kepunahan, sebagai berikut.
• “Punah” (Extinct; EX)
• “Punah di alam liar” (Extinct in the Wild; EW)
• “Kritis” (Critically Endangered; CR)
• “Genting” (Endangered; EN)
• “Rentan” (Vulnerable; VU)
• “Hampir terancam” (Near Threatened; NT)
• “Beresiko rendah” (Least Concern; LC)
• “Informasi kurang” (Data Deficient; DD)
• “Tidak dievaluasi” (Not Evaluated; NE)
.
11 Hewan Langka Di Indonesia yang Terancam Punah
Indonesia dengan kekayaan alamnya yang melimpah memuat aneka hewan unik hingga endemik (hanya ada di Indonesia). Sayangnya, seiring dengan maraknya penangkapan hewan dan pembabatan atau pembakaran hutan secara liar dan ilegal, banyak satwa milik Indonesia yang menurun jumlahnya bahkan terancam punah. Berikut ini 11 diantara hewan di Indonesia yang terancam punah:
1. Orangutan Sumatera dan Kalimantan
2. Harimau Sumatera
3. Komodo
4. Burung Jalak Bali
5. Badak Sumatera dan Badak Jawa
6. Gajah Sumatera
7. Kanguru Wondiwoi
8. Anoa
9. Monyet Hitam Sulawesi
10. Pesut Mahakam
11. Macan Tutul Jawa


Hari Habitat Se-Dunia

This slideshow requires JavaScript.

PBB telah menetapkan hari Senin pertama bulan Oktober setiap tahunnya sebagai Hari Habitat Sedunia. Tujuan peringatan Hari Habitat Sedunia adalah untuk mendorong kota-kota di seluruh dunia agar memiliki komitmen untuk menyediakan hunian yang layak, yang mana merupakan hak-hak dasar seluruh warga kota. Juga ditujukan untuk mengingatkan dunia bahwa kita semua punya wewenang dan tanggung jawab untuk membentuk masa depan kota kita.
.
Setiap tahunnya, Hari Habitat Sedunia mengambil satu tema yang dipilih oleh PBB berdasarkan isu terkini yang relevan dengan Agenda Habitat. Tema tersebut dipilih untuk menarik dukungan terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan yang memastikan hunian yang layak untuk semua.
.
HHD tahun 2017 di Indonesia mengangkat tema “Menuju Terwujudnya Kota Cerdas di Indonesia”. Tema sejalan dengan upaya Kementerian PUPR untuk mendorong terwujudnya 100 Kota Cerdas di Tahun 2030. Hal ini sebagai respon akan laju urbanisasi yang tinggi di Indonesia sebagai suatu fenomena yang pasti akan terjadi dan tidak dapat dihindari sehingga menuntut tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan adapatif untuk mengelola tantangan, peluang, dan dampak yang ditimbulkan, terutama dalam hal membangun kota sebagai tempat hunian bagi penduduknya agar lebih nyaman, aman, layak huni, dan berkelanjutan.

Kota Cerdas yang Berdaya Saing dan Berbasis Teknologi ini memliki 6 indikator yaitu Smart Economy, Smart People, Smart Governance, Smart Mobility, Smart Environment dan Smart Living.


Hari Rabies Se-Dunia

This slideshow requires JavaScript.

Hari Rabies Sedunia diperingati pada tanggal 28 September.
.
Rabies disebabkan oleh Virus Lyssaviruses. Virus ini ditularkan ke manusia melalui hewan yang sebelumnya telah terjangkit penyakit ini. Seseorang dapat terjangkit rabies jika air liur dari hewan rabies tersebut masuk ke tubuhnya melalui gigitan, Bahkan melalui cakaran pun bisa jika hewan rabies tersebut sebelumnya telah menjilati kuku-kukunya.
Pada manusia, rabies hampir selalu fatal jika tidak ditangani dengan segera. Virus rabies menginfeksi sistem saraf pusat, yang menyebabkan penyakit pada otak dan mematikan.
Setiap tahun, diperkirakan ada 60.000 orang di dunia yang meninggal karena penyakit rabies. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak yang digigit anjing yang terinfeksi virus rabies.
.
Gejala Rabies
Gejala-gejala penyakit rabies pada manusia antara lain demam tinggi, sakit kepala, anoreksia, mual, rasa nyeri ditenggorokan, rasa gatal di bagian yang terinfeksi, perubahan perilaku menjadi agresif, dan takut terhadap air atau hidrofobia. Sedangkan pada hewan, gejala hampir serupa dengan manusia, namun tanpa hidrofobia. Ketika gejala penyakit rabies memasuki fase akhir, baik manusia atau hewan yang mengalaminya bisa mengalami kematian.
.
Pengobatan rabies
Jika Anda telah digigit hewan yang berpotensi menularkan rabies, satu hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah mencuci luka gigitan tersebut dengan sabun dan basuh dengan air bersih yang mengalir. Selanjutnya bersihkan luka dengan menggunakan antiseptik atau alkohol. Jangan tutupi luka menggunakan perban apa pun dan biarkan luka tetap terbuka. Setelah itu, segera ke rumah sakit atau klinik kesehatan terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.
.
Pemberian vaksinasi Rabies
Penularan rabies dapat dicegah melalui vaksinasi. Vaksinasi secara berkala biasanya hanya diberikan kepada mereka yang dalam pekerjaannya sering berinteraksi dengan hewan sehingga berpotensi tinggi untuk terjangkit, contohnya dokter hewan dan pengurus kebun binatang.
.
Di Animal Clinic Jakarta juga melayani pemberian vaksin untuk anjing dan kucing salah satunya Vaksin Rabies. .
Ayo vaksin hewan anda sebelum terlambat! Karena pencegahan lebih baik daripada pengobatan!


Hari Kelinci Se-Dunia

Tahukah Anda? (Seputar permasalahan kesehatan pada dunia Kelinci)
.
Red Urine (Air kencing yang berwarna kemerahan)
Air kencing kelinci pada dasarnya adalah memiliki warna yang bervariasi, mulai dari warna yang jernih, kekuningan, coklat dan bisa juga kemerahan. Hal ini adalah merupakan hal yang normal yang terjadi pada kelinci, kecuali jika symptom ini dikuatkan dengan beberapa faktor yang lain seperti terlihatnya si kelinci tersebut resah dan menahan rasa sakit pada saat kencing, kehilangan nafsu makan dan juga menurunnya temperatur/suhu tubuh.
.
Amoxicilyn adalah sangat berbahaya
Jangan pernah sekali kali untuk memberikan kelinci kita golongan obat yang mengandung amoxicilyn (turunan dari Penicylin). Dari pengalaman, obat-obatan antibiotik yang bahan dasarnya penicilyn adalah sangat berbahaya, obat-obatan jenis ini lebih sering membawa kematian bagi kelinci dari pada mengobatinya.
.
Bahan-bahan aromatic
Bahan-bahan aromatic biasanya diproduksi dengan bahan dasar hydrocarbon. Benda-benda turunannya banyak digunakan pada pewangi ruangan, bahan bakar, anti seranggga, campuran dari benda-benda plastik dll. Hal-hal demikian ternyata berbahaya bagi kelinci karena hal tersebut dapat merusak sistim pernafasan dan hati kelinci.
.
Gigi Kelinci
Adalah sangat mungkin terjadi bahwa gigi pada kelinci tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan normal. Dan biasanya percepatan pertumbuhan akan diiringi dengan ketidak sesuaian posisi antara gigi atas dan bawah. Tanda-tanda awal (Sebelum kita menyadari ternyata kelinci kita menderita penyakit ini) adalah biasanya pada bagian bawah dagu, bulu-bulu disekitar area ini basah secara terus menerus oleh air liurnya.
.
HairBalls (Gulungan rambut/bulu)
Bahwa kelinci memilik proses ganti bulu (molting) 2-3 kali dalam setahun. Pada saat molting pertama hanya sedikit dan kemudian akan terjadi perontokan bulu yang lebih banyak pada proses molting di periode berikutnya. Hal ini menjadi faktor resiko yang penting akan kematian kelinci. Kematian bukan terjadi dari proses perontokan bulunya tetapi efek dari bulu-bulu yang rontok yang masuk ke dalam sistem pencernaan.
.
Toxoplasma
Penyakit toxoplasma adalah merupakan penyakit yang menyerang sistem syarat pusat pada manusia terlebih sangat mudah untuk menyerang pada bayi yang baru dilahirkan. Kucing dan anjing di sinyalir merupakan media yang kuat untuk menularkannya kepada manusia. Sampai saat ini pada kelinci tidak ditemukan adanya sifat carier untuk penyakit toxo.


Hari Badak Se-Dunia

22 September Hari Badak Sedunia (World Rhino Day). ada lima spesies badak tersisa di dunia, dua terdapat di Indonesia, yaitu badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).

Badak adalah satwa soliter yang sangat sulit diamati. Keberadaan badak bercula satu ini dapat terpantau berkat kamera jebak (camera trap) yang dipasang di lokasi-lokasi yang menjadi tempat favorit badak, misalnya tempat mencari makan dan tempat berkubang.

Spesies yang memiliki kulit bermosaik menyerupai baja ini masih mendapat ancaman. Saat ini, badak Jawa yang ada di TNUK mengalami ancaman terhadap pakan badak dengan adanya tanaman langkap (Arenga obtusifolia) yang tumbuh subur di hutan. Langkap tersebut menghalangi sinar matahari sehingga tanaman pakan badak tak bisa tumbuh. Menyikapi permasalahan tersebut, diharapkan ada proyek untuk mengendalikan pertumbuhan langkap.

Sebab lain adalah adanya fenomena perubahan iklim, terutama meningkatnya permukaan air laut juga menjadi ancaman terhadap habitat badak Jawa di semenanjung Ujung Kulon. Di bagian leher semenanjung Ujung Kulon, telah terjadi penyusutan daratan yang signifikan. Lebar daratan di bagian leher semenanjung yang relatif kecil, kurang dari 2 km terancam hilang akibat abrasi seiring dengan meningkatnya permukaan air laut.

Badak merupakan satwa yang memiliki jasa penting untuk memelihara kualitas hutan. Melalui cara makannya sebagai satwa “browser” (pemakan semak dan pucuk dedaunan), badak membantu mengurangi pemanasan global. Ya, itu karena pucuk daun baru yang tumbuh akan menyerap karbondioksida lebih banyak dibanding pucuk daun yang tua.

Badak Jawa dan badak Sumatera merupakan satwa langka dilindungi yang saat ini berstatus Kritis (Critically Endangered). Tugas kita bersama untuk turut menjaganya supaya spesies kebanggaan Indonesia tersebut tidak punah dan tinggal cerita.

Advertisements