How do germs spread between animals and people?


Direct contact: Coming into contact with the saliva, blood, urine, mucous, feces, or other body fluids of an infected animal.
Indirect contact: Coming into contact with areas where animals live and roam, or objects or surfaces that have been contaminated with germs.
Vector-borne: Being bitten by a tick, or an insect like a mosquito or a flea.
Foodborne: Eating or drinking something unsafe (such as unpasteurized milk, undercooked meat or eggs, or raw fruits and vegetables)
•••
Bagaimana kuman menyebar di antara hewan dan manusia?
Kontak langsung: Bersentuhan dengan air liur, darah, urin, lendir, tinja, atau cairan tubuh lain dari hewan yang terinfeksi.
Kontak tidak langsung: Bersentuhan dengan daerah di mana hewan hidup dan berkeliaran, atau benda atau permukaan yang telah terkontaminasi oleh kuman.
Vektor-borne: Digigit kutu, atau serangga seperti nyamuk.
Foodborne: Makan atau minum sesuatu yang tidak aman (seperti susu yang tidak dipasteurisasi, daging atau telur yang kurang matang, atau buah-buahan dan sayuran mentah)
#zoonosis#zoonoticdiseases#preventingisbetterthancuring#vaccination

Advertisements

Dental Care

cropped-dental.jpg

Dental Care for Dogs and Cats

Pet dental care is important for overall health. Bad breath in pets, particularly dogs, is often joked about, but it is not a laughing matter. Dental disease affects up to 80% of pets over the age of three, and just like humans, there can be serious consequences of poor dental health.

MICROCHIP

cropped-microchp.jpg

What are microchips?

Microchips are implantable computer chips that encode a unique identification number to help reunite you with your lost pet. They are no bigger than a grain of rice and they are placed under your pet’s skin with a needle and syringe, not much differently than a routine vaccine. Unlike collars and ID tags, they can never break or fall-off. They work by receiving a radio signal from a scanner and transmitting the encoded chip identification number back to the scanner. With the chip identification number in hand, the vital contact information is only a phone call away.
••
Apa itu microchip?

Microchip adalah chip komputer implan yang menyandikan nomor identifikasi unik untuk membantu menyatukan kembali Anda dengan hewan peliharaan Anda yang hilang. Mereka tidak lebih besar dari sebutir beras dan ditempatkan di bawah kulit hewan peliharaan Anda dengan jarum suntik, tidak jauh berbeda dari vaksin rutin. Tidak seperti tag ID yang dipasang pada kerah hewan, mereka tidak akan pernah bisa putus atau jatuh. Mereka bekerja dengan menerima sinyal radio dari pemindai dan mengirimkan nomor identifikasi chip yang disandikan kembali ke pemindai. Dengan nomor identifikasi chip di tangan, informasi kontak yang vital hanya berjarak satu panggilan telepon.

#microchip #cat #dog #idcard #responsibleowner

How to Prepare Your Cat for a Blood Test

download

1. Preparing Your Cat for a Routine Blood Test at the Vet
– Don’t feed your cat before the blood test
– Ensure your cat is not dehydrated
– Do not play with your cat before the blood test
– Minimize your cat’s stress
2. Preparing Your Cat for a Special Blood Test at the Vet
– Ask your vet what to do
– Do not feed your pet
– Withhold your cat’s medications

Cara Mempersiapkan Kucing untuk Tes Darah
1. Mempersiapkan Kucing untuk Tes Darah Rutin di Dokter Hewan
– Jangan memberi makan kucing sebelum tes darah
– Pastikan kucing tidak mengalami dehidrasi
– Jangan bermain dengan kucing sebelum tes darah
– Minimalkan stres kucing
2. Mempersiapkan Kucing untuk Tes Darah Khusus di Dokter Hewan
– Tanyakan kepada dokter hewan apa yang harus dilakukan
– Jangan memberi makan hewan peliharaan
– Tunda pengobatan pada kucing #catbloodtest #bloodtest#preventingisbetterthancuring #animalclinic

Neutering

cropped-neutering.jpg

from the Latin neuter (of neither sex), is the removal of an animal’s reproductive organ, either all of it or a considerably large part. “Neutering” is often used incorrectly to refer only to male animals, but the term actually applies to both sexes. The male-specific term is castration, while spaying is usually reserved for female animals. Modern veterinary practice tends to use the term de-sexing. Many countries require that all adopted cats and dogs be sterilized before going to their new homes.


Neutering
dari bahasa Latin neuter (tidak berjenis kelamin), adalah pembuangan organ reproduksi hewan, baik semua atau sebagian. “Neutering” sering digunakan secara salah merujuk hanya pada hewan jantan, tetapi istilah ini berlaku untuk kedua jenis kelamin. Istilah untuk hewan jantan adalah pengebirian, sementara istilah spaying biasanya digunakan untuk hewan betina. Praktik veteriner modern saat ini cenderung menggunakan istilah de-sexing. Banyak negara mengharuskan semua kucing dan anjing yang diadopsi harus disterilkan terlebih dahulu.
#sterilization #neutering #castration#spaying #neuter #spay

ACJ SHOP

WhatsApp Image 2018-06-26 at 15.16.25

@acjshop hadir untuk membantu melengkapi kebutuhan anjing dan kucing anda seperti shampoo, snack, obat kutu, pasir ecolite, sereh dan lainnya. Hubungi kami di 082114276457 (WA only).

ACJShop here to help complete your dog and cat needs such as shampoo, snack, fleas&ticks medicine, ecolitter and so on. Contact us 082114276457

Pentingnya Sterilisasi Pada Hewan

 

This slideshow requires JavaScript.

Sterilisasi berarti tindakan operasi yang dilakukan dengan cara mengangkat indung telur dan rahim (betina) atau mengangkat testis (jantan) yang bertujuan untuk menghentikan proses kehamilan (betina) atau birahi.

Adapun beberapa keuntungan melakukan sterilisasi pada hewan betina atau yang lazim disebut ovary hysterectomy (OH)adalah sebagai berikut:

  • Mengeliminasi resiko kanker rahim dan ovary.
  • Mengeliminasi kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Jika sterilisasi dilakukan sebelum masa birahi yang pertama (< 6 bulan), kesempatan hewan anda mengalami kanker payudara <1%.
  • Jika sterilisasi dilakukan setelah masa birahi pertama (> 6 bulan), kesempatan hewan anda mengalami kanker payudara hanya 8%.
  • Jika sterilisasi dilakukan setelah masa birahi kedua (>1 tahun), kesempatan hewan anda mengalami kanker payudara sebesar 26%. Apabila setelah 2 tahun tidak disterilisasi maka tidak ada jaminan atau proteksi untuk hewan anda akan aman dari bahaya kanker payudara.
  • Hewan yang dengan penyakit diabetes atau epilepsi harus di steril untuk mencegah perubahan hormonal.
  • Mengeliminasi penyakit Pyometra (nanah dalam rahim).

Adapun beberapa keuntungan melakukan sterilisasi pada hewan jantan (Kastrasi) adalah sebagai berikut:

  • Mengeliminasi resiko kanker testis (tumor yang sering menyerang hewan jantan).
  • Mengurangi resiko radang kelenjar prostat dan kanker prostat.
  • Mengurangi resiko tumor perianal.
  • Mengurangi sifat suka berkeliaran dan bertengkar dengan hewan lain.
  • Mengeliminasi resiko dan penyebaran penyakit kelamin yang menular.
  • Menghilangkan kotoran yang tidak diinginkan.

Itulah beberapa keuntungan dari melakukan sterilisasi pada hewan jantan maupun betina (khususnya anjing dan kucing). Tidak ada salahnya melakukan sterilisasi sedini mungkin demi kesehatan hewan kesayangan anda. Sterilisasi tidak akan menyebabkan semangat anjing anda berkurang ataupun merubah sifat anjing anda kearah negatif.

Drh. Eno memberikan beberapa informasi mengenai sterilisasi

Operasi Kastrasi

Drh. Vita in Surgery, castrating Google.
.
Google had a condition called Monorchid which means that his one testicle is not in the scrotum…., it can be in the inguinal canal or intra-abdominal.
Not removing the testicles can lead to many health issues in the future such as tumors, enlarged prostate which will cause difficulties urinating and it can eventually also lead to prostate cancer.
.
Get well soon Google!
.
.
Drh. Vita sedang melakukan operasi, kastrasi Google.
.
Google mengalami suatu kondisi yang dinamakan Monorchid yang berarti bahwa satu testisnya tidak di area scortum, mungkin ada di inguinal canal atau intra-abdominal. Bila testis tidak diangkat, dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan di kemudian hari, seperti tumor, pembesaran kelenjar prostat sehingga mengalami kesulitan buang air kecil dan bahkan dapat menyebabkan kanker prostat.
.
Semoga cepat sembuh ya Google!

Tips Merawat Hewan yang Sudah Senior ( Berusia Lanjut )

Tips Merawat Hewan yang Berusia Senior/Tua

Hewan senior/berumur merupakan hewan dengan usia lebih dari 7 tahun. Usia 7 tahun sama dengan usia manusia 50 tahunan sehingga pada usia ini akan lebih banyak masalah yang muncul terutama masalah kesehatan. Berikut Tips Merawat Hewan Senior

1. Rutin cek ke dokter hewan
Pada usia tua perlu dilakukan pengecekan yang lebih intens dan konsultasi dengan dokter hewan karena pada usia ini kecenderungan penyakit kronis akan muncul. Oleh karena banyaknya penyakit yang dapat menyerang, Anda disarankan untuk rutin memeriksakan hewan Anda ke dokter untuk pencegahan atau penemuan dini penyakit-penyakit tersebut. Pemeriksaan dilakukan minimal 3 bulan sekali.

2. Perhatikan pola makan
Hewan senior yang obesitas akan semakin mengalami peningkatan berat badan jika pola makan dan jenis pakan tidak dirubah. Pakan untuk obesitas sebaiknya pakan yang rendah lemak dan rendah kalori. Hewan obesitas pun perlu diiringi dengan latihan ekstra. Hewan senior yang kurus perlu dirangsang untuk makan dengan memberikan makanan yang sedikit tapi lebih sering. Pola makan pun perlu diperhatikan untuk hewan senior dengan kondisi khusus.

3. Memberikan minum lebih banyak
Akan sangat berbahaya jika hewan senior tidak mendapatkan minum yang cukup karena akan berakibat dehidrasi. Fungsi organ hewan senior tidak sebaik hewan yang masih muda. Mengatasi hal ini maka hewan senior sebaiknya diberi pakan yang basah sehingga kebutuhan air terpenuhi.

4. Memberikan pakan yang beraroma menyengat
Fungsi penciuman dan perasa (smell and taste) pada hewan senior akan mengaami penurunan. Oleh karena itu terkadang hewan mengalami penurunan nafsu makan. Sehingga perlu diberikan makanan dengan aroma menyengat yang menyebabkan meningkatnya nafsu makan.

5. Menjaga kebersihan bulu dan mulut
Hewan yang telah senior biasanya memiliki masalah pada bagian bulunya yaitu berupa kerontokan bulu. Untuk mengatasinya gunakan shampo khusus untuk bulu rontok. Bulu perlu disisir setiap hari untuk menstimulasi peredaran darah sehingga tetap sehat. Jangan lupa menjadwalkan pembersihan mulut tahunan di dokter hewan guna memastikan kondisi gigi dan gusi hewan peliharaan Anda sehat. Jangan anggap sepele karena menumpuknya plak akan mencetus radang gusi yang berpotensi membuat bakteri mencapai aliran darah, bahkan menyebabkan kerusakan besar di organ internal.

6. Menghindari Stress
Jangan biarkan kondisi stress memperburuk kesehatan. Stress dapat membuat hewan anda enggan untuk makan, beraktivitas, serta menurunkan sistem imun sehingga kesehatan menurun. Oleh karena itu hewan senior perlu perhatian ekstra dari pemilik dengan mengajak bermain dan berinteraksi sehingga tidak mengalami stress.

Memiliki hewan senior memang membutuhkan perhatian ekstra, namun sangat membanggakan dan membahagiakan sebagai pemilik dapat memiliki hewan kesayangan hingga berumur panjang. Hal ini menandakan Anda termasuk pemilik yang bertanggung jawab karena dapat dipercaya memiliki hewan peliharaan dalam waktu yang lama.

Drh. Vita dari Animal Clinic Jakarta memberikan informasi mengenai bagaimana merawat hewan yang telah memasuki usia senior.

Mengapa Wajib Vaksinasi Pada Anjing dan Kucing

 

Vaksinasi atau imunisasi adalah proses memasukkan virus, bakteri, yang sudah dilemahkan dengan cara diatenuasi (sifat patogen nya dihilangkan dgn cara ini), jadi sifatnya akan merangsang terbentuknya antibodi tanpa menyebabkan sakit pada individu yang divaksinasi.

Vaksin akan merangsang sistem imun tubuh membentuk antibodi. Jadi harapannya ketika ada agen penyakit yang masuk, tubuh sudah punya pertahanan. Lebih baik mencegah kan, daripada mengobati?

PASTIKAN HEWAN SEHAT SAAT VAKSINASI

Apakah hewan yang sudah vaksin akan terbebas dari infeksi?

Tentu tidak, karena infeksi virus, bakteri, dan parasit masih bisa terjadi karena agen penyakit itu secara bebas ada dilingkungan. Tapi, dengan vaksinasi akan meminimalisir kondisi yg parah dibandingkan individu yg belum vaksinasi.

Kapan vaksinasi dilakukan?

Vaksinasi dilakukan setelah usia 2 bulan atau 8 minggu. Karena harapannya pada usia tersebut sudah sedikit antibodi dari induk (maternal antibodi). Untuk hewan tanpa induk artinya tidak mendapatkan kolostrum (air susu pertama dr induk) perlu perhatian ekstra karena tidak ada perlindungan dr induknya.

Cara Menangani Alergi Makanan pada Anjing

Alergi makanan pada anjing relatif jarang terjadi, hanya sekitar 10% dari semua alergi pada anjing. Meskipun jarang terjadi, alergi makanan pada anjing dapat membuat anjing Anda merasa sangat tersiksa apabila bahan penyebab alergi tidak dikenali dan dihilangkan dari dietnya. Alergi makanan dapat sulit dikenali dan disembuhkan, sehingga Anda perlu bekerja sama dengan dokter hewan untuk memberi makan anjing yang tepat yang akan menjaganya tetap sehat dan bebas alergi makanan.

Drh Ester memberikan informasi bagaimana cara mengatasi masalah tersebut